Saur Sepuh dan Film-Film Kolosal yang Berjaya Hingga Tahun 90-an

Jelang tahun 90-an bisa dibilang era kejayaan untuk film-film kolosal berlatar belakang sejarah kerajaan kuno sampai dunia persilatan. Mulai dari Saur Sepuh hingga Si Buta dari Gua Hantu, semuanya merujuk pada kisah atau legenda yang beredar di masyarakat dengan setting masa kerajaan di pulau Jawa. Tentu, bumbu kisah mistik dan percintaan kerap menjadi warna tersendiri dari kisah-kisah ini.

Saur Sepuh

film kolosal saur sepuh

Saur Sepuh (3.bp.blogspot.com)

Bermula dari sandiwara radio, Saur Sepuh merupakan hiburan rakyat nomor satu di tahun 80-an. Begitu fenomenalnya serial radio ini, hingga kemudian diputuskan untuk dijadikan film. Saur Sepuh: Satria Madangkara pun dirilis pada tahun 1987.

Film garapan Imam Tantowi ini diperankan oleh Fendy Pradana dan Harto Kawel. Film kolosal ini berhasil meraih piala Citra, penghargaan terbaik dunia perfilman Indonesia. Mengangkat kisah perebutan kekuasaan dari Bhre Wirabhumi untuk menjadi Raja Majapahit.

Wirabhumi merasa haknya telah direbut oleh menantu Hayam Wuruk yakni Wikramawardhana. Alhasil, Wirabhumi pun mendirikan Kerajaan Pamotan. Saat perseteruan semakin meruncing, Brama Kumbara, seorang kesatria dari Kerajaan Madangkara berupaya mengakhiri pertentangan tersebut.

Sayang, niat baik berujung petaka. Puncaknya, terjadilah Perang Paregreg antara Kerajaan Pamotan dan Kerajaan Majapahit. Konflik yang digambarkan dalam film ini bermula dari iri hati dan diperparah dengan dendam yang tidak berujung.

 Wiro Sableng

film kolosal wiro sableng

Wiro Sableng (www.inspiradata.com)

Tokoh rekaan Bastian Tito ini bermula dari novel yang terkenal pada tahun 90-an. Wiro Sableng (Ken ken) adalah murid dari seorang sakti bernama Sinto Gendeng. Memiliki Kapak Maut Naga Geni 212 yang berkekuatan hebat, Wiro Sableng berkelana sebagai seorang pembela kebenaran.

BACA JUGA  Lagi Galau? Tonton 10 Film Komedi Ini Agar Hari Kamu Cerah Kembali

Seperti halnya tokoh pahlawan pada umumnya. Wiro Sableng sangat disukai para wanita. Wiro Sableng memiliki bragam jurus bela diri. Gaya berkelahinya memang digambarkan urakan dan sembarangan. Moral yang bisa dillihat dari kisah ini adalah, jangan menilai seseorang dari penampilannya. Meski terlihat biasa saja, tapi Wiro Sableng memiliki kekuatan yang luar biasa.

Tutur Tinular

tutur tinular film kolosal 90an

Serial Tutur Tinular (i.ytimg.com)

Serupa dengan Saur Sepuh, Tutur Tinular pun berawal dari sandiwara radio yang sangat populer. Hingga pada tahun 1989, Tutut Tinukar mulai dibuat versi layar lebar. Tidak tanggung-tanggung, terdapat 4 film yang berhasil meraih kesuksesan.

Film pertama ditayangkan di bioskop pada tahun 1989 dengan tajuk Pedang Naga Puspa. Kemudian, berturut-turut pada tahun 1991 ditayangkan Naga Puspa Kresna, dan pada tahun 1992, dityangkan 2 judul Tutur Tinular, yakni Pendekar Syair Berdarah dan Mendung Bergulung di Atas Majapahit.

Benang merah kisah utama dari film Tutur Tinular adalah perjalanan hidup seorang pendekar bernama Arya Kamandanu. Tutur Tinular mengambil kisah sebelum berdirinya Kerajaan Majapahit. Moral yang ditekankan dalam film ini adalah pentingnya memahami makna kehidupan.

Panji Tengkorak

film kolosal panji tengkorak

Gambar Panji Tengkorak (3.bp.blogspot.com)

Kisah pendekar silat memang tetap favorit di hati masyarakat. Panji Tengkorak yang merupakan komik terkenal karya Hans Jaladara, kemudian dibuat dalam versi layar lebar. Film ini menandai kerjasama dalam dunia perfilman antara Indonesia dengan sineas Hongkong.

BACA JUGA  Inilah Daftar Film Super Hero yang Akan Hadir di Bioskop 2016

Kisah Panji Tengkorak bermula dari penjahat bernama Kebobeok yang menggunakan topeng tengkorak dan membunuh guru silat demi merebut pedang pusaka. Di sisi lain, tersebutlah pendekar yang baik bertopeng tengkorak. Dia adalah Panji Tengkorak yang sesungguhnya.

Kesalahpahaman kemudian menjadi polemik yang mewarnai film ini. Namun, akhirnya kebenaran pun terungkap. Inilah moral yang digambarkan melalui film Panji Tengkorak.

Si Buta dari Gua Hantu

film kolosal si buta dari gua hantu

Adegan Si Buta dari Gua Hantu (cdns.klimg.com)

Film yang berkisah mengenai dinamika kehidupan pendekar silat bernama Barda Mandrawata ini adalah salah satu film layar lebar terbaik di masanya. Barda yang menjadi buta akibat musuhnya, Si Mata Malaikat, harus berjuang menemukan kembali semangat hidupnya. Sampai kemudian ia bertapa dan berhasil mempelajari ilmu silat di dalam sebuah gua. Si Buta dari Gua Hantu berkisah tentang pengelanaannya dalam berjuang membela kebenaran.

Salah satu yang khas dari pendekar yang satu ini adalah adanya monyet bernama Wanara yang senantiasa bertengger di bahunya. Moral yang bisa dilihat dari film ini adalah, meski Barda kehilangan keluarga hingga penglihatannya, namun ia berhasil memeroleh ilmu silat yang sakti. Jadi, selalu ada sisi positif dari hal buruk yang kamu alami.

Jadi, film kolosal mana yang menarik perhatian kamu? Tenang saja, hampir semuanya bisa kamu akses dan saksikan secara daring, kok.

BACA JUGA  Inilah 3 Film Jadul Indonesia dengan Penghargaan Piala Citra Terbanyak

Komen di sini ya...