Cara Mengatur Keuangan Keluarga dengan Rumus Excel Sederhana

Pencatatan arus keluar masuknya uang menjadi hal yang tak terelakkan dalam pengaturan keuangan keluarga. Jangan sampai dana yang masuk tidak sebanding dengan apa yang keluar. Lalainya pengaturan keuangan umumnya berujung pada kebingungan di akhir bulan. Bahkan tidak jarang keluarga yang kehabisan bujet jauh sebelum waktu gajian.

Cara mengatur keuangan keluarga bisa dilakukan dengan metode sederhana. Salah satunya adalah dengan menggunakan rumus excel. Tentu software yang satu ini pasti terdapat di laptop atau komputer kamu, yang meng-install program Windows.

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah membuat tabel pendapatan. Dalam tabel ini, cantumkan semua sumber pendapatan rutin yang bisa diperoleh. Alangkah baiknya jika terdapat usaha sampingan di luar pemasukan berupa gaji.

Menghitung keuangan keluarga wajib bagi pasangan

Mengatur Keuangan Keluarga (matthewwealthmanagement.com)

Buatlah kolom pendapatan dan bagi ke dalam 2 kolom yakni pendapatan harian dan pendapatan bulanan. Untuk kolom sumber pendapatan, kamu bisa mencantumkan pendapatan dari pihak suami dan istri. Tentu ini tergantung kebijakan dalam keluarga, apakah pendapatan instri akan dimasukkan dalam hak bersama atau tidak.

Totalkan seluruh pendapatan yang ada. Gunakan rumus =SUM(… : …). Cetak tebal bagian total pendapatan.

Langkah kedua adalah dengan membuat tabel pengeluaran. Untuk tabel pengeluaran, bisa dibuat dalam sheet yang berbeda, namun masih dalam satu file yang sama. Masukkan semua pengeluaran yang ada.

BACA JUGA  Sering Terlambat Datang Bulan? Ini 5 Cara Mengatasinya

Buat tabel ini dalam 3 kolom utama, yakni sumber pengeluaran, pengeluaran harian, dan pengeluaran bulanan. Dari setiap sumber pengeluaran, buat baris utama sub judul pengeluaran. Pengeluaran yang biasanya perlu dituliskan adalah kebutuhan pokok pangan, biaya listrik, biaya gas, biaya transportasi (bensin), biaya pendidikan anak, biaya kesehatan, dan biaya lain-lain.

Beberapa orang selalu menganggarkan biaya untuk liburan keluarga. Nah, supaya biaya yang dikeluarkan untuk rekreasi tidak berlebihan, kamu bisa juga memasukkan poin pengeluaran ini di dalam tabel yang kamu buat. Berikutnya, pastikan semua bentuk pengeluaran yang ada dimasukkan ke dalam tabel.

Setelah seluruh pengeluaran dimasukkan, tuliskan nominal yang biasa dikeluarkan. Gunakan nilai nominal riil dari setiap pengeluaran. Namun, jika pengeluaran kadang bersifat fluktuatif pada poin tertentu, maka gunakan nilai nominal tertinggi.

Salah satu trik khusus untuk memastikan kamu masih memiliki dana untuk tabungan adalah dengan memasukkannya ke dalam pengeluaran rutin juga. Jadi, masukkan poin tabungan ke dalam sumber pengeluaran. Dengan demikian, mau tidak mau, nominal yang dicantumkan adalah pasti akan masuk ke dalam rekening.

Ingat, pengeluaran lainnya yang wajib adalah nominal sosial atau sedekah. Untuk umat muslim, diwajibkan juga untuk berzakat. Jangan sampai melupakan hal ini, ya.

Jika sudah, maka lakukan penjumlahan dengan menggunakan cara yang sama dengan tabel pendapatan. Kemudian, lakukan pengurangan antara pendapatan dikurangi dengan pengeluaran. Nominal hasil yang tersisa bisa kamu cetak tebal. Bila hasilnya minus, maka kamu bisa mengecek kembali ke dalam tabel pengeluaran.

menghitung keuangan keluarga dengan excel

Contoh Perhitungan Anggaran Bulanan Keluarga (jagoexcel.com)

Membuat pengaturan keuangan tercatat akan membantu kamu melihat ‘kesehatan’ keuangan keluarga. Hasil yang minus atau mungkin nol akan membuatmu menyadari kondisi yang riil, bahwa pemasukan mungkin tidak sesuai dengan pengeluaranmu. Tentu solusinya bukan sekedar berhemat, jika memang seluruh bentuk pengeluaran adalah nilai yang wajar.

BACA JUGA  Pentingnya Memahami Psikologi Perkembangan Anak

Tapi solusi yang bisa kamu lakukan adalah dengan menambah potensi pemasukan. Bisa saja dengan melakukan usaha sampingan. Untuk yang satu ini, pastikan kamu melibatkan seluruh anggota keluarga, sehingga keputusna yang diperoleh berdasarkan kesadaran bersama.

Cara mengatur keuangan keluarga ini memang mudah dilakukan, tapi terkadang masih ada yang sulit menerapkannya. Semua tergantung dari kondisi dalam keluarga. Selamat mencoba, ya.

Komen di sini ya...