Kiat Tetap Bugar Saat Puasa Bagi Ibu Hamil

Puasa di bulan Ramadan adalah kewajiban untuk setiap muslim yang beriman. Begitu pula bagi kaum ibu yang sedang mengandung. Tentu tetap memiliki keinginan agar dapat menunaikan rukun Islam ini.

Namun, ada beberapa hal yang perlu ibu perhatikan tatkala memutuskan untuk puasa. Khususnya saat puasa bagi ibu hamil. Jangan sampai nutrisi ibu atau si kecil jadi terganggu.

Perhatikan Kesehatan Ibu dan Janin

Perhatikan Makanan Saat Hamil (motherandbaby.co.uk)

1. Menentukan Menu Sahur

Saat sahur, pastikan ibu hamil mencukupi kebutuhan cairannya. Minumlah suplemen tambahan. Namun, utamakan yang alami.

Mengonsumsi kurma dan susu kedelai di saat sahur akan membantu kebugaran tubuh. Buatlah menu makanan yang kaya serat, protein, lemak, vitamin, dan cukup karbohidrat. Daging dan kacang-kacangan akan membantu ibu hamil mempertahankan stamina tubuh.

Jika dirasa perlu dan telah dikonsultasikan terlebih dulu dengan dokter kandungan, ibu juga dapat menambah asupan herbal. Tentu pilih obat herbal yang telah terdaftar dan halal. Jangan mencoba-coba atau main dokter-dokteran ya, Bu. Sayang bila kesehatan malah nanti jadi terganggu.

2. Saat Menjalankan Puasa

Upayakan meninggalkan aktivitas yang berat. Selain itu, ibu sangat perlu menjaga pikiran tetpa positif. Jauhi stres dan kurangi aktivitas keluar rumah.

Perbanyak kegiatan ibadah, namun jangan lupakan untuk beristirahat. Ibu hamil lebih rentan merasa lelah, maka tidur yang cukup akan baik untuk menjaga tubuh tetap kuat hingga saat berbuka.

BACA JUGA  Fun Games Untuk Anak: Bermain Peran dan Stimulus Perkembangan Bahasa

Tapi, saat puasa bagi ibu hamil diperkenankan untuk segera berbuka, apabila ibu mengalami keringat dingin dan merasa lemas. Ibu telah mencoba duduk atau berbaring, namun rasa pusing masih ada. Selain itu, jika ibu masih sering muntah-muntah akan lebih baik bila ibu membatalkan puasa.

Tetap Sehat Saat Puasa

Kiat Berpuasa Saat Hamil (id.theasianparent.com)

Hal lain yang juga perlu ibu perhatikan adalah jika ibu mengalami diare bahkan mimisan. Ingat, tubuh memberikan tanda akan batas kemampuannya. Segera batalkan puasa dan berikan asupan cairan serta konsumsi makanan yang bergizi. Jangan pernah menyamakan kondisi tubuh ibu dengan ibu hamil lainnya yang mungkin lebih kuat dalam berpuasa.

3. Perhatikan Menu Berbuka

Hindarkan mengonsumsi minuman dingin saat berbuka. Utamakan konsumsi kurma dan air putih hangat. Lanjutkan dengan meminum susu sehingga kekuatan ibu kembali stabil. Jangan serta merta mengonsumsi banyak makanan manis, karena akan berakibat pada gula darah yang melonjak. Akibatnya, ibu bisa mengalami pusing atau kepala terasa berputar.

Makanan dengan kandungan karbohidrat akan mempermudah proses penyerapan oleh saluran pencernaan. Dan tubuh tidak akan ‘kaget’ akan makanan yang masuk. Lebih baik lagi jika ibu menambah buah-buahan sebagai menu awal berbuka. Selain itu, yang terbaik adalah makan secara bertahap, sedikit demi sedikit, diselingi waktu sholat dan ibadah lainnya.

Mempersering konsumsi makanan hangat akan membantu ibu merasa segar. Efek air hangat akan membuat pembuluh darah melebar. Aliran darah pun menjadi lancar.

Puasa yang Sehat Bagi Ibu Hamil

Perhatikan Menu Saat Berbuka Puasa (meyvecim.com)

Hindari makanan bersantan atau yang terlalu pedas. Apalagi jika ibu memang telah memiliki riwayat penyakit maag. Jangan sampai lambung ibu malah bermasalah akibat salah memilih menu berbuka.

BACA JUGA  5 Tips Cara Merawat Kulit Ini Akan Membuat Tubuhmu Tampak Segar

Nah, saat puasa bagi ibu hamil memang lebih menantang. Tetapi bukan berarti tidak boleh dicoba. Islam memberikan keringanan bagi ibu yang tidak kuat berpuasa untuk menggantinya di lain waktu. Jadi, jangan memaksakan diri, ya.

Kekuatan tekad dan niat akan membantu ibu menjalani puasa dengan nyaman. Begitu pula jika lingkungan mendukung upaya ibu dalam berpuasa. Jangan sungkan untuk melibatkan suami dan keluarga yang mungkin tinggal bersama-sama dengan ibu. Selamat menunaikan ibadah puasa.

Komen di sini ya...